Sony akhirnya meluncurkan Sony A7 V, penerus dari A7 IV yang sudah lama jadi favorit para fotografer dan videografer. Kamera generasi kelima ini hadir dengan upgrade besar, mulai dari sensor 33MP partially stacked yang lebih cepat, prosesor BIONZ XR2 dengan AI terintegrasi, burst shooting 30 fps tanpa blackout, hingga 4K120p untuk kebutuhan video high frame rate.
Dengan perpaduan fitur baru ini, A7 V terlihat siap menjadi standar baru kamera hybrid kelas menengah premium.

photo: Sony
Sensor Baru, Kecepatan Baru
Walaupun resolusinya tetap 33 megapiksel, teknologi sensornya sekarang jauh lebih canggih. Berkat desain partially stacked, rolling shutter jauh berkurang dan proses pembacaan data meningkat drastis. Hasilnya:
-
Elektronik shutter: 30 fps tanpa blackout
-
Mechanical shutter: 10 fps
-
Dynamic range: hingga 16 stop
Tambahan lain yang penting: RAW 14-bit tetap tersedia, meskipun menggunakan electronic shutter — fitur yang jarang ditemukan di kamera lain pada kelasnya.
Autofocus Super Pintar Berbasis AI
Sony memberikan sistem pemrosesan AI yang lebih pintar di A7 V. Autofocus kini mampu mendeteksi berbagai subjek dengan lebih akurat:
✔ Manusia dengan body pose estimation
✔ Hewan dan burung
✔ Serangga, mobil, kereta, dan pesawat
✔ Tracking AF dihitung 60 kali per detik
Selain itu, fitur Pre-Capture memungkinkan kamera menyimpan momen hingga 1 detik sebelum tombol shutter ditekan penuh — sangat cocok untuk foto aksi yang sulit diprediksi.
Stabilisasi Naik Level
Untuk stabilisasi gambar, kamera ini kini menawarkan:
-
Hingga 7,5 stop kompensasi goyangan
-
Jauh meningkat dibandingkan A7 IV yang hanya 5,5 stop
Fotografi handheld low light pun akan lebih aman, meski menggunakan lensa panjang atau tanpa gimbal.
Video: 4K60p Oversampling & 4K120p Super35
Buat videografer, ini yang paling menarik:
🎥 4K60p dari full 7K oversampling
🎥 4K120p dalam mode APS-C crop
🎥 Dynamic Active Stabilization
🎥 S-Cinetone + import LUT langsung di kamera
🎥 Auto Framing & Audio Noise Reduction
Panas? Tenang. Sony meningkatkan sistem pembuangan panasnya:
-
4K60p bisa rekam ±90 menit pada suhu ruang
-
4K60p bisa ±60 menit di suhu panas 40°C
Ini peningkatan yang sangat besar — jauh lebih andal untuk long take.
Livestream juga meningkat: 4K30p langsung dari USB.
Desain Lebih Nyaman dan Fitur Profesional
-
Layar baru 3.2 inci resolusi 2.1M dot dengan 4-axis tilt
-
Dua port USB-C (data cepat & power supply terpisah)
-
Wi-Fi 6 GHz 2×2 MIMO untuk transfer lebih cepat
-
Grip diperbaiki, dan suara shutter bisa diatur 7 level
Slot kartu masih sama: CFexpress Type A + SD UHS-II.
Baterai NP-FZ100 tetap digunakan, namun daya tahannya meningkat hingga:
-
630 jepretan via EVF
-
750 jepretan via LCD
Fitur RAW Baru Berbasis AI
Melalui Imaging Edge Desktop:
-
Composite RAW: multi-frame jadi gambar resolusi super tinggi
-
Extended RAW: meningkatkan detail dari 1 foto, tanpa perlu multi-shot
Cocok untuk landscape dan wildlife yang serba cepat.
Kit Lensa Baru: FE 28-70mm OSS II
Sony juga memperkenalkan kit lens generasi kedua untuk A7 V.
Peningkatan utama:
✔ Autofokus mengikuti 120 fps tracking
✔ Kompensasi breathing saat video
✔ Coordinated control dengan IBIS
Sony menegaskan: kecepatan burst 30 fps hanya optimal dengan lensa Sony baru ini, bukan lensa pihak ketiga.
Kesimpulan: Penantang Terkuat Kelas Hybrid
Sony A7 V tampil sebagai kamera all-rounder yang jauh lebih mutakhir, cocok untuk:
-
Fotografer yang butuh speed & dynamic range tinggi
-
Videografer yang butuh perekaman 4K tanpa takut overheat
-
Kreator konten hybrid yang ingin setup ringkas tapi powerful
Harga dan jadwal rilis global belum diumumkan, namun dipastikan hadir dalam waktu dekat.
Beli Sony A7 V di Sony Center Yuk

